Rabu, 11 Mei 2016

Kawasan Pasar Johar Kota Semarang

Kawasan Pasar Johar Kota Semarang - merupakan area pusat jual-beli di Kota Semarang yang terkenal dengan kelengkapan komoditinya dan menjadi salah satu pusat destinasi belanja masyarakat Semarang.
Kawasan ini terletak pada pusat Kota Semarang, kecamatan Semarang Tengah, kelurahan Kauman. Terletak pada Bagian Wilayah Kota I Kota Semarang, Kawasan Perdagangan Johar memiliki dominansi aktivitas komersial/perdagangan dengan beberapa guna lahan permukiman.
Berada pada pusat kota, di antara Tugu Muda, Simpang Lima, serta dekat dengan Kota Lama Semarang, menjadikan kawasan ini potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Dalam Studi Perencanaan Teknis Pengembangan Kota Lama Semarang (1999), kawasan ini termasuk dalam salah satu zona pengembangan Kota Lama Semarang. Kota Lama Semarang sendiri sudah lebih dahulu dijadikan kawasan pariwisata, budaya, dan komersial oleh pemerintah Kota Semarang.
Masjid Besar Kauman (1890) dan bangunan Pasar Johar (1936) adalah dua buah bangunan cagar budaya yang terdapat pada kawasan ini. Menurut beberapa sumber, Pasar Johar merupakan pasar terbesar dan termodern di Asia Tenggara sekitar tahun 1930-an. Hingga era 1980-an, pasar ini berkembang menjadi sentra perdagangan di Jawa Tengah.
Sebagai pasar sentral Jawa Tengah dan sempat menjadi pasar terindah dan termegah di Asia Tenggara, menjadikan kawasan ini memiliki peran penting dalam perkembangan kota Semarang secara keseluruhan.



Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_Perdagangan_Johar

Lawang Semu Kota Semarang

     Lawang Sewu Kota Semaranng (bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).


     Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober -19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero. Lokasinya berdekatan dengan bundaran Tugu Muda Semarang.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Lawang_Sewu

Senin, 09 Mei 2016

GOR Jatidiri Kota Semarang

          GOR Jatidiri Kota Semarang atau Gelangang Olah Raga Jatidiri adalah sebuah kawasan olahraga yang sangat luas dekat jalan tol jatingaleh. GOR ini memiliki beberapa tempat untuk olahraga seperti arena panjat tebing, lapangan futsal, tennis, arena berenang, arena in line skatting, lapangan tembak dan masih banyak lagi. Disini juga terdapat asrama untuk para atlet dibagian belakang dekat tempat area lapangan tembak. Gor ini memiliki sebuah stadion kebanggan warga kota Semarang yaitu Stadion Jatidiri yang memiliki kapasitas 25ribu orang ini, akan segera direnovasi dengan ditingkatkan lagi kapasitas tribunnya agar dapat menampung sekitar 55ribu orang penonton. 






Bandara Internasional Achmad Yani Kota Semarang

Bandar Udara Achmad Yani (IATASRGICAOWAHS dahulu WARS & WIIS) terletak di Kota SemarangJawa TengahIndonesia. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan revolusi Indonesia, Achmad Yani. Peresmian menjadi bandara internasional berlangsung dalam penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Singapura bulan Maret 2004Pada awalnya Bandara Achmad Yani adalah pangkalan udara TNI Angkatan Darat, dahulu lebih dikenal dengan Pangkalan Udara Angkatan darat Kalibanteng. Berdasarkan Surat keputusan bersama Panglima Angkatan Udara, Menteri perhubungan dan Menteri Angkatan darat tanggal 31 Agustus 1966, maka Pangkalan Udara AD diubah statusnya menjadi Pangkalan Udara Bersama Kalibanteng Semarang. Namun karena peningkatan frekuensi penerbangan sipil, maka pada tahun 1 Oktober 1995, Bandar Udara Achmad Yani Semarang menjadi salah satu Bandar Udara dibawah PT Angkasa Pura. Bandara Achmad Yani berubah menjadi bandara internasional pada tahun 2004 setelah Garuda Indonesia membuka rute Semarang-Singapura.





Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bandar_Udara_Internasional_Achmad_Yani

Minggu, 08 Mei 2016

Semarang From Above by Cagi Pro

Video Kota Semarang dengan menggunakan drone camera.



Sumber : https://www.youtube.com/user/cagipro

Kawasan Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang adalah suatu kawasan di Semarang yang menjadi pusat perdagangan pada abad 19-20 . Pada masa itu, untuk mengamankan warga dan wilayahnya, maka kawasan itu dibangun benteng, yang dinamai benteng Vijhoek. Untuk mempercepat jalur perhubungan antar ketiga pintu gerbang dibenteng itu maka dibuat jalan-jalan perhubungan, dengan jalan utamanya dinamai : Heeren Straat. Saat ini bernama Jl. Let Jen Soeprapto. Salah satu lokasi pintu benteng yang ada sampai saat ini adalah Jembatan Berok, yang disebut De Zuider Por.
Kawasan Kota Lama Semarang disebut juga Outstadt. Luas kawasan ini sekitar 31 hektare. Dilihat dari kondisi geografi, nampak bahwa kawasan ini terpisah dengan daerah sekitarnya, sehingga nampak seperti kota tersendiri, sehingga mendapat julukan "Little Netherland". Kawasan Kota Lama Semarang ini merupakan saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda lebih dari 2 abad, dan lokasinya berdampingan dengan kawasan ekonomi. Di tempat ini ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kukuh dan mempunyai sejarah Kolonialisme di Semarang.





Seperti kota-kota lainnya yang berada di bawah pemerintahan kolonial Belanda, dibangun pula benteng sebagai pusat militer. Benteng ini berbentuk segi lima dan pertama kali dibangun di sisi barat kota lama Semarang saat ini. Benteng ini hanya memiliki satu gerbang di sisi selatannya dan lima menara pengawas. Masing-masing menara diberinama: Zeeland, Amsterdam, Utrecht, Raamsdonk dan Bunschoten. Pemerintah Belanda memindahkan permukiman Cina pada tahun 1731 di dekat permukiman Belanda, untuk memudahkan penga- wasan terhadap segala aktivitas orang Cina. Oleh sebab itu, Benteng tidak hanya sebagai pusat militer, namun juga sebagai menara pengawas bagi segala aktivitas kegiatan orang Cina.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Lama_Semarang

Taman Tabanas Gombel Kota Semarang

Taman Tabanas Kota Semarang - merupakan salah satu wisata yang menarik di kota Semarang, keberadaan taman yang terletak diatas Bukit Gombel akan membuat suasana lebih menarik ketika melihat luasnya kota Semarang bagian bawah. Diarea wisata Taman Tabanas Semarang juga terdapat Restoran, Hotel dan juga Cafe yang tentunya akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan domestik. Taman Tabanas Semarang bisa menjadi salah satu pilihan, berada diatas bukit tepatnya di tanjakan Gombel Semarang menjadikan suasana yang sejuk bisa anda temukan di area wisata ini.
Beberapa cafe dan hotel yang berada di kawasan wisata Taman Tabanas Semarangseperti Resto Panorama dan juga Hotel Alam Indah menawarkan pemandangan kota Semarang bagian bawah yang begitu mengagumkan.


Jika anda berkunjung di Taman Tabanas Semarang pada malam hari tentu pemandangan Kota Semarang akan lebih indah, gemerlap dan kerlap-kerlip cahaya kota Semarang akan membuat suasana bertambah romantis. Dari Jatingaleh hinggan pelabuhan Tanjung Mas, lampu jalanan, lampu kendaraan yang sedang berjalan semuanya serasa tepat berada didepan mata.

Sumber : http://www.semarangplus.com/taman-tabanas-gombel-wisata-semarang
Lokasi : Jl. Setyabudi Kota Semarang